Selasa, 26 Februari 2013

Creative Lie

"Berbohong bisa menjadi menyenangkan.
Menyenangkan itu berbohong kreatif"

Semester ini, semester 6, saya mendapat mata kuliah Audio Visual. Di awal semester, dosen kepala sudah menyampaikan goal dari semester ini adalah karya stop motion. Ya.. membuat video, tanpa menggunakan manipulasi atau efek-efek software, tapi menggunakan ide-ide kreatif.
Stop motion mungkin bisa dikatakan teknik animasi untuk membuat objek yang dimanipulasi secara fisik agar terlihat bergerak dengan sendirinya. Objek yang nantinya digerakan sedikit demi sedikit di setiap frame yang akan difoto, menciptakan ilusi pergerakan saat serangkaian frame tersebut dimainkan secara berurutan berkelanjutan. Boneka dengan sendi yang dapat digerakan atau figur tanah liat sering digunakan dalam gerak henti karena alasan kemudahan meletakkannya kembali. Animasi yang menggunakan tanah liat disebut animasi tanah liat atau clay mation.

Senin, 25 Februari 2013

Wedha's Pop Art Portrait




Yang menyenangkan, bagi saya salah satunya adalah yang warna-warni, beberapa dari kita mungkin ada yang kenal gaya gambar Pop Art. Gaya gambar ini berasal dari Amerika.
Selama ini setiap kita melihat karya seni rupa Pop Art , selalu saja yang tersaji adalah karya yang penuh warna meriah, sehingga wajar bila kemudian orang banyak yang beranggapan bahwa seni pop art haruslah warna - warni. Gaya gambar Pop Art berkembang juga di Indonesia. Pak Wedha Abdul Rosyid mengadopsinya, yang dikenal dengan gaya WPAP.

Saya, ingin membahasnya kali ini, karena dalam suatu kesengajaan saya terlibat dalam suatu kepanitiaan di acara kampus, yang notabene mengundang pak Wedha Abdul Rosyid sebagai salah satu pembicaranya. Saya tertarik untuk mengenalnya lebih dalam terutama dalam karya dan apa yang telah ia sumbangkan bagi dunia desain Indonesia, sebelum saya bertemu dengan beliau nanti.

WPAP sendiri, saat ini telah berkembang dan meluas menjadi banyak komunitas di beberapa kota di Indonesia, bagi banyak penggelut Industri Kreatif (khususnya Desainer) mungkin nama Andy Warhol dengan karyanya Pop Art Amerika sudah akrab di telinga. Dia adalah seseorang yang berusaha mempopulerkan seni visualisasi, bukan semata-mata untuk kepuasan pribadi (layaknya seniman biasa), namun lebih kearah penerimaan masyarakat akan sebuah budaya populer dan tentu saja punya nilai jual komersial, semisal Iklan, Audio Visual, Film dll. Di Indonesia pak Wedha menciptakan gaya visualisasi pop art asli Indonesia, yang sekarang masih menjadi satu-satunya di dunia. Gaya Pop Art Wedha memang tergolong Unik, dan sangat berbeda dengan Andy Warhol. Bila Andy Warhol hanya menerapkan warna-warni saja, Wedha lebih diperkaya dengan sudut-sudut diagonal yang tidak beraturan, namun tetap memiliki ketegasan garis.

Pada sekitar tahun 1990-1991, pak Wedha mengilustrasikan wajah manusia sebagai kumpulan bidang-bidang datar yang dibentuk oleh garis-garis. Di dalam proses manual, beliau menemukan cara yang mudah dan makin lama semakin mudah dengan kemajuan teknologi serta didukung oleh software-software baru. Tapi semakin mudah cara yang beliau temukan, semakin banyak yang ragu untuk mengatakan bahwa apa yang dihasilkan ini cukup bernilai untuk disebut sebagai karya seni. Pada kenyataannya, karyanya ini mulai digemari pembaca, bahkan pada beberapa kesempatan banyak musisi dunia mengagumi karyanya. Tetapi tetap saja Wedha menganggap karyanya hanyalah untuk memenuhi tugas beliau sebagai ilustrator. Tidak membutuhkan keahlian gambar khusus untuk membuat WPAP, cukup dengan sedikit keahian vektor dan mentracing foto sebenarnya. Dalam menemukan gaya ini, pak Wedha memiliki alasan yang saya katakan lucu, alasannya adalah karena bertambahnya usia, beliau tidak lagi bisa melihat dengan jelas, tidak lagi bisa menggambar wajah dengan bagus dan realis, maka menggambarlah ia dengan teknik sudut menyudut ini, dan ternyata cara ini menjadi gaya gambar yang terkenal. Cara yang mudah dipelajari ini juga yang membuat gaya gambar ini banyak diterima di masyarakat. Berikut step-step pembuatannya:



Dulu waktu semester ketiga, saya sempat mendapat tugas eksplorasi gaya gambar. Wajah kita masing-masing yang jadi modelnya. Lalu saya mencoba mencari tau banyak gaya gambar. Tertariklah mata saya pada gaya gambar dari Indonesia ini Wedha's Pop Art Portrait. Diatas ini adalah karya hasil percobaan saya kala itu. Hahaha.. :D Saya tidak menggunakan digitalisasi waktu membuatnya, murni manual dengan cat poster, pensil dan penggaris. Dengan teknik mentracing juga tentunya. Gaya gambar ini juga dikenal dengan aliran kubisme.

Pak wedha sendiri menurut saya dapat dikatakan sukses sebagai desainer, beliau telah membuat karya yang abadi, dengan pengembangan kepada industri di negaranya sendiri. Salah satu karyanya sebagai ilustrator yang terkenal juga adalah dalam seri komik Lupus. Kisah hidupnya sebagai desainer cukup menginspirasi saya. Kita sebagai desainer janganlah berkarya untuk kepuasan sendiri, atau untuk mendapatkan materi. Sudahkah kita melakukan perubahan? untuk negara kita sendiri setidaknya. Terpikirkah kita? Sudahkah kita membuat sejarah dalam dunia desain dan berkesenian? menciptaan brand.. ataupun gaya baru sebagai bentuk pengabdian kita sebagai pelaku seni.. hmmm, sekian. Trimakasih pak Wedha :)


Jika kamu tertarik untuk mempelajarinya kunjungi Komunitas WPAP Indonesia

Sumber :
wpap community
augindonesia.org
Tito Yudhistira

Berikut video tutorialnya Klik Disiini
Dan jika dalam waktu dekat ini ingin bertemu dan mengenal pak Wedha, bisa datang di event IDE ART 2013 atau follow on @IDEART2013

Selasa, 19 Februari 2013

INTRO

Halo. Aku Lingga.

Andreana Lingga Sekarasri. Ini post pertamaku.. Aku, mahasiswi Desain Komunikasi Visual angkatan 2010 di Desain Produk Industri ITS. Motivasi membuat blog ini awalnya untuk melengkapi tugas dari mata kuliah Presentasi Jurnalistik, tapi aku berencana meneruskan blog ini sebagai blog kedua. Kamu bisa mengunjungi blogku yang lain di andreanalingga.tumblr.com :) bisa juga mengontakku via email di andreanalingga06@yahoo.com . Mungkin cukup itu dulu, selanjutnya kamu bisa lebih mengenalku dengan 'membaca' aku. Happy reading ^^ Semoga harimu menyenangkan!