Sejumlah model
memperagakan busana rancangan desainer-desainer berbakat saat gelaran SURABAYA FASHION PARADE 2013 di Convention Hall Tunjungan
Plaza, Surabaya, tanggal 1 hingga 5 mei 2013. Dalam fashion show tersebut tampil
juga peragaan desainer ternama, yakni Phillip Iswardono dan Putu Aliki, Philip
menampilkan busana rancangannya yang menggunakan bahan dasar kain tenun lurik,
sementara Putu Aliki menampilkan busana yang lebih terkesan ready to wear. Serabaya
Fashion Parade adalah Event tahunan yang diselegggarakan Tunjungan Plaza
Surabaya untuk para Desainer di Jawa Timur. SFP kali ini adalah yang ke enam
kalinya diadakan. SFP memiliki sub event kompetisi untuk para desainer dan
model yakni SURABAYA FASHION
DESIGNER AWARD 2013, yang terbagi dalam beberapa kategori. Antara lain: Kategori
Umum, Kategori Young, Kid’s Wear Fashion Design Competition
2013, Surabaya Model Search 2013, Surabaya Fashion Illustration Award 2013
Surabaya Fashion Parade adalah sebuah bentuk apresiasi terhadap dunia
fashion khususnya desainer Jawa Timur, Tunjungan Plaza Surabaya pun mengadakan
event tahunan fashion ini diperuntukkan khusus desainer Jatim, namun pada
kenyataannya pesertanya tidak hanya diikuti oleh desainer Jawa Timur. Namun
juga luar Jawa Timur. Pada event ini
juga APPMI (Assosiasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia) Jawa Timur ikut
memperagakan seluruh koleksi mereka. Dan tidak ketinggalan diundang juga
beberapa desainer tamu dari Jakarta untuk memperagakan hasil karya mereka yang
bisa menjadi referensi dan acuan bagi para desainer muda di Jawa Timur. Selain
kompetisi, dan peragaan busana dari Putu Aliki dan Philip Iswardono, ada juga
penampilan dari DENIMix by APPMI Jati, Designer's Etalage, Exclusive Fashion Show, Guest
Designers Show.
Beragam kreativitas ditampilkan desainer
muda berbakat pada ajang Surabaya Fashion Parade pada hari Rabu, 1 Mei di Hall
Tunjungan Plaza. Diantaranya
adalah Nurina Ayuningtyas, Siswi Tata Busana di Susan Budiharjo Surabaya.
Ia menampilkan desain baju yang
memadukan warna oranye cerah dengan motif batik dan denim abu-abu polos ,
serasi dari atasan, bawahan dan sepatunya. Pemenang juara 3 kategori young
desainer ini mengungkapkan “Konsep ini sebenarnya sederhana, hanya mengflip bagian motif batik dengan bagian
denim, saya juga tidak menyangka saat bajunya jadi hasilnya akan sebagus ini,
modelnya pun membawakan baju saya dengan sangat baik. Intinya saya senang lah.”
Ungkap wanita yang baru memasuki tahun pertamanya di sekolah busana Susan
Budiharjo ini. Ada Juga, Arief Susanto, mahasiswa Desain Produk Industri ITS
tahun ketiga, yang mengaku kompetisi ini diwajibkan oleh dosen di salah satu
mata kuliah, yakni desain fashion di
kampusnya. “Saya sangat senang bisa bertemu desainer-desainer hebat, kenalan
sama model, dan lain-lain soalnya kalo mau jadi desainer fashion kan juga harus
punya banyak link juga, selain itu
kita bisa nampan eksis karya kita, walaupun nggak menang nggak masalah karena
semuanya sudah membuat saya senang. Apalagi waktu turun panggung ada yang minta
CP, ngasih job, malah seneng lagi.”
Kata pria jangkung umur 22 Tahun yang berharap SFP semakin baik dan berkelas
untuk kedepannya, setidaknya seperti yang di ibu kota.
Surabaya Fashion Parade 2013 diharapkan
menjadi Trend Setter Nasional. Gelaran Surabaya Fashion Parade 2013
berakhir sempurna dengan 80-an rancangan dari anggota Asosiasi Perancang
Pengusaha Mode Indonesia. Mereka di antaranya, Denny Djoewardi, Alphiana
Chandrajani, Elok Rege Napio, Melia Wijaya, Yunita Kosasih, Ayok Dwipancara,
Lenny Kurniawati, Lilik Suhariyati, Lia Afif dan lain-lainnya. Dengan
dihadirkannya karya-karya desainer Jatim dalam acara bertajuk Denim Innofashion ini,
maka Surabaya Fashion Parade 2013 bakal hadir menemui fashionista Jatim
pada tahun 2014 mendatang. “Sejak 1 Mei kita berturut-turut menampilkan konsep
kasual dengan bahan jeans yang sangat ready to wear, semoga ini bisa menjadi
trend setter fashion tahun ini,” harap Brigiv Aditya, salah satu media promotion di Tunjungan Plasa
Surabaya.
Tak heran, pula pada penutupan ajang
yang sudah digelar selama enam kali ini, para desainer menampilkan karya unik,
etnik, elegan tapi tetap bisa untuk ready to wear atau diproduksi banyak. (LNG)
Photos taken from google.com/surabaya fashion parade




