Selasa, 11 Juni 2013

Usung Tema 'Rumah Jawa-Belanda'



Dewasa ini bisnis coffee shop semakin meluas dikalangan masyarakat. Dan saya adalah orang yang termasuk gemar mengunjungi berbagai coffee shop yang ada di kota Surabaya. Dan baru-baru ini saya menemukan coffee shop baru yang tempatnya sangat nyaman. Tempatnya tidak di tengah kota, tetapi tempat tersebut cukup mudah untuk di jangkau karena letaknya tidak jauh dari tempat saya kuliah (ITS). Namanya Oost Koffie & Thee. Terletak di jalan Kaliwaron 60, Surabaya. Konsep yang ditawarkan cukup menarik. Kolonial Belanda dan Jawa Klasik. Yang paling saya suka dari coffee shop ini yaitu suasananya, mulai interior sampe alunan musik yang diputar membuat kita seolah-olah seperti dirumah sendiri. Dan apabila ada pengunjung lain, itu seperti anggota keluarga sendiri. 



Saya melakukan wawancara kecil dengan owner kafe, Widyoseno Estitoyo. Banyak sekali fakta-fakta menarik tentang kafe ini. Munculnya ide mendirikan cafe ini berawal dari keinginan orang tua mas Seno yang ingin punya Cafe dan Pujasera. mas Seno lebih memilih untuk handle cafenya, dan sejak itu ia mulai memikirkan konsepnya. Ia melihat banyak sekali cafe kopi bermunculan, padahal masyarakat Indonesia lebih banyak peminum teh. Akhirnya ia memilih untuk bermain di segmen ini. Mulailah ia cari berbagai info tentang Teh dan cara meramunya. Untuk konsep Cafenya sendiri ia terinspirasi dari pengalamannya selama study di Belanda. Ia mengadopsi nuansa cafe disana dan dipadu dengan konsep Jawa.




Pertama kali masuk cafe ini, nuansa Jawa dan Belanda langsung terasa dari interior desainnya yang khas, dan makin kuat saat melihat buku menunya yang beralaskan talenan dengan gantungan mungil berbentuk sepatu belanda. Kalau kata pemiliknya, buku menu ini khas Belanda banget. Simple, tanpa photo dan lebih banyak memberikan informasi mengenai menu-menu yang ditawarkan.
Dulunya menu kopi ditampilkan lebih dulu ternyata peminat teh lebih banyak akhirnya ia merubah susunannya dengan menampilkan menu teh terlebih dahulu.

Pengunjung OOST beraneka ragam, dari anak muda hingga orang dewasa, mas Seno sendiri mengatakan dengan mengusung konsep yang unik, target pasar OOST meluas, "saya nggak mau idealis dengan banyaknya perkembangan. Alhamdulillah lebih baik dari harapan sebelumnya." Ujar Pria bertubuh jangkung ini. (LNG)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar